Kabar membanggakan datang dari Universitas Diponegoro (UNDIP). Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan yang diterbitkan oleh UNDIP, resmi terindeks dalam basis data internasional Scopus.
Proses pengajuan usulan indeksasi Scopus untuk Jurnal Presipitasi dilakukan pada 14 Desember 2025, dan dinyatakan diterima pada 15 Januari 2026. Pencapaian ini menandai pengakuan internasional terhadap kualitas pengelolaan dan substansi ilmiah jurnal tersebut.
Dalam proses penilaian menuju indeksasi Scopus, terdapat sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian. Di antaranya, jurnal harus memiliki setidaknya tiga artikel pada tiga edisi terakhir yang ditulis oleh penulis dari luar negeri, menunjukkan keragaman penulis (author diversity) yang tinggi, serta didukung oleh tim editorial yang berasal dari berbagai negara di seluruh benua. Selain itu, reputasi jurnal yang baik serta konsistensi penerbitan tepat waktu juga menjadi faktor utama dalam penilaian.
Jurnal Presipitasi merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang teknik lingkungan dan diterbitkan secara triwulanan pada bulan Maret, Juli, dan November, dengan rata-rata 25 artikel pada setiap terbitannya. Seluruh artikel yang dipublikasikan telah melalui proses peer-review guna menjamin kualitas dan kontribusi ilmiah.
Dengan pencapaian ini, Jurnal Presipitasi menjadi jurnal ke-10 di Universitas Diponegoro yang berhasil terindeks Scopus dari total 179 jurnal yang dikelola UNDIP. Selain itu, Jurnal Presipitasi juga menjadi jurnal keempat dari lingkungan teknik, setelah Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis (BCREC) dan International Journal of Renewable Energy Development (IJRED) dari Teknik Kimia, serta Geoplanning dari Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).
Editor-in-Chief Jurnal Presipitasi, Bimastyaji Surya Ramadan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi jurnal-jurnal lain di lingkungan Universitas Diponegoro.
“Semoga prestasi Jurnal Presipitasi ini dapat menjadi motivasi bagi jurnal lainnya di Universitas Diponegoro untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan publikasi ilmiah, sehingga mampu bersaing dan masuk dalam indeksasi internasional Scopus,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat semakin memperkuat reputasi riset dan publikasi ilmiah UNDIP di tingkat internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas jurnal secara berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai Jurnal Presipitasi dapat diakses melalui laman resmi:
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/presipitasi
